Rabu, 02 Mei 2018

Menerima Kekalahan

Malam ini aku memutuskan untuk mengunjungi Blog ini yang sudah lama terbengkalai, yaa memang sebelumnya tidak terlalu terurus dengan baik contohnya dengan cara aku menulis dan hasil tulisan yang berceceran. Entah memulainya dari mana, mengingat begitu banyak kejadian yang sangat banyak dan begitu sulit untuk dituliskan. Tapi sampai detik ini aku percaya bahwa semua yang terjadi adalah untuk membentukku.

Kita semua punya cara masing-masing untuk menjalani hidup ini kan? entah mengapa aku hanya sedang merasa diawasi, dipantau, dan diikuti perkembangannya. Oleh siapa aku tidak tahu. Tapi aku tidak peduli. Siapapun kamu, semoga kita bisa dengan bijak menyimpulkan suatu hal.

Aku hanya ingin membebaskan diri dengan semua hal, ini terlalu rumit untuk dijelaskan. Aku sudah merasa cukup dengan semua ini. Kekecewaan yang menghantuiku setiap waktu membuat aku menjadi penakut untuk berhadapan dengan kenyataan.

Tapi itu semua sudah lewat. Aku sudah berdamai dengan diriku sendiri. Tidak perlu merasa kecil hati lagi pesannya. 

Teruntuk dirimu yang sekarang bersamanya, aku sangat bersyukur orang seperti dirimulah yang akhirnya selalu ada untuknya. Dia beruntung mendapatkan cintamu. Tolong jaga dia baik-baik, dia butuh kamu. Dan selalu ingatlah ini, bahwa aku adalah salah satu dari masalalunya jadi tidak perlu dipermasalahkan. Semua orang punya masalalu, dan masalalu lah yang membentuk kita hari ini.

Aku percaya bahwa ini adalah salah satu ketentuan Tuhan. Dan aku? harusnya kau tahu bahwa aku telah menerima kekalahan dengan bijaksana. Tolong jangan khawatirkan keberadaanku, dan tolong jangan meminta maaf atas apapun karena bagiku itu hanya bentuk lain dari keangkuhanmu sebagai pemenang.

Kita semua akan baik-baik saja:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar